Nelayan Belum Sejahtera

WALAUPUN Sumber Daya Alam (SDA) sektor perikanan yang dimiliki Berau dari laut maupun sungai melimpah ruah, akan tetapi pada kenyataannya tingkat kesejahteraan khususnya para nelayan masih jauh dari harapan. Karenanya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) saat menyetujui 11 Perda pada paripurna, Senin (5/12) kemarin menyarankan agar Pemkab Berau melalui SKPD terkait perlu lebih mempertajam program pembinaan SDM bagi para nelayan, disamping peningkatan berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang diperlukan di sektor tersebut.
Menurut juru bucara F-PKS Berau, Warsito SPd sarana prasarana perlu diimplementasikan di lapangan itu diantaranya penambahan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di sentra-sentra produksi perikanan. "Seperti Kecamatan Pulau Derawan perlu ditunjang lembaga simpan pinjam modal, evaluasi kualitas ikan, kestabilan pemasaran dan harga jual beli khususnya harga lelang ikan dari para nelayan dan agen penampung,"jelas Warsito.
Khusus untuk program pelatihan tambah Warsito, dapat ditempuh dengan upaya mengalihkan budaya pemanfaatan sumber daya ikan dari pola tangkap menjadi pola budidaya. "Disamping kami menyarankan pelatihan upaya menjaga kelestarian seperti berbentuk pelatihan keterampilan pemanfaatan limbah ikan. Melalui upaya memperkaya manfaat sumber daya diantaranya menjadikan tepung ikan, pakan ternak dan lainnya," terang Warsito.
Sementara, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) melalui Hatta Basri mengatakan, untuk optimalnya perlu ditunjang tenaga operasional di lapangan yang memiliki kemampuan memadai. Penekanan itu disampaikannya mengingat tidak sedikitnya tiap tahun hasil perikanan Berau dieksploitasi dan dicuri oleh para nelayan dari luar Berau. "Melihat kondisi ini, kami nilai perlu tindakan konkrit dari Pemkab Berau maupun aparat penegak hukum. Adanya pertimbangan bukan hanya daerah tapi juga nelayan kita yang masih mengandalkan penangkapan tradisional,"ungkap Hatta. (agi/*)

0 komentar:

Posting Komentar